I. PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Perkembangan sektor konstruksi,
perkebunan, pertambangan rakyat, serta pembangunan infrastruktur jalan,
irigasi, dan kawasan industri di berbagai daerah mendorong peningkatan
kebutuhan alat berat. Tidak semua pelaksana proyek memiliki kemampuan investasi
untuk membeli alat berat sendiri, sehingga usaha penyewaan alat berat dengan
operator menjadi solusi yang efisien dan ekonomis.

Loader
Usaha ini direncanakan dengan kepemilikan unit alat berat sebagai berikut:
- Excavator
Komatsu PC 200-7
- Excavator
Komatsu PC 200-8
- Excavator
Komatsu PC-60
- Excavator
Hitachi ZX 138
Keempat unit tersebut merupakan
tipe yang paling umum digunakan, fleksibel untuk pekerjaan galian, loading,
pembukaan lahan, saluran, dan pekerjaan konstruksi skala kecil hingga menengah.
1.2 Tujuan Penyusunan Proposal
Proposal ini bertujuan untuk:
- Menjelaskan
aspek teknis operasional usaha penyewaan alat berat.
- Menganalisis
kelayakan finansial usaha.
- Menyusun
proyeksi arus kas usaha.
- Menghitung
indikator kelayakan investasi berupa NPV dan IRR.
- Menjadi
dasar pengambilan keputusan investasi dan pengembangan usaha.
II. GAMBARAN UMUM
USAHA
2.1 Jenis Usaha
Usaha yang dijalankan adalah penyewaan alat berat lengkap dengan
operator dan mekanik pendukung, dengan sistem sewa harian dan bulanan.
2.2 Spesifikasi Alat Berat
|
No |
Jenis Alat |
Kapasitas |
Kegunaan Utama |
|
1 |
PC 200-7 |
±20 ton |
Galian besar,
land clearing |
|
2 |
PC 200-8 |
±20 ton |
Proyek
konstruksi, loading |
|
3 |
PC-60 |
±6 ton |
Parit, area
sempit |
|
4 |
Hitachi 138 |
±13–14 ton |
Pekerjaan
menengah |
2.3 Segmen Pasar
- Kontraktor
bangunan dan jalan
- Perkebunan
sawit dan karet
- Proyek desa
dan pemerintah daerah
- Tambang
rakyat dan pekerjaan cut & fill
III. ASPEK TEKNIS
OPERASIONAL
3.1 Sistem Operasional
- Alat
disewakan lengkap dengan operator
- Jam kerja: 8
jam per hari
- Sistem
mobilisasi ditanggung penyewa (atau sesuai kesepakatan)
- Perawatan
ringan dilakukan harian, perawatan besar berkala
3.2 Kebutuhan Tenaga Kerja
|
Jabatan |
Jumlah |
Keterangan |
|
Operator |
4 orang |
1 operator per
unit |
|
Mekanik |
1 orang |
Maintenance
& perbaikan |
|
Administrasi |
1 orang |
Keuangan &
kontrak |
3.3 Jadwal Perawatan
- Harian: pengecekan
oli, grease, kebocoran
- Bulanan: filter,
oli mesin
- Tahunan: overhaul
ringan, undercarriage
Biaya perawatan dihitung sebagai komponen tetap dalam analisis finansial.
IV. ASUMSI DASAR
ANALISIS KEUANGAN
4.1 Tarif Sewa (Rata-rata)
|
Alat |
Tarif / Hari (Rp) |
|
PC 200-7 |
4.500.000 |
|
PC 200-8 |
4.800.000 |
|
PC-60 |
2.800.000 |
|
Hitachi 138 |
3.800.000 |
4.2 Tingkat Utilisasi
- Rata-rata 20
hari kerja per bulan
- 12 bulan operasi
per tahun
4.3 Investasi Awal (Nilai Buku)
|
Alat |
Nilai (Rp) |
|
PC 200-7 |
1.300.000.000 |
|
PC 200-8 |
1.450.000.000 |
|
PC-60 |
650.000.000 |
|
Hitachi 138 |
1.100.000.000 |
|
Total Investasi |
4.500.000.000 |
V. PROYEKSI
PENDAPATAN
5.1 Pendapatan Bulanan
|
Alat |
Pendapatan / Bulan (Rp) |
|
PC 200-7 |
90.000.000 |
|
PC 200-8 |
96.000.000 |
|
PC-60 |
56.000.000 |
|
Hitachi 138 |
76.000.000 |
|
Total |
318.000.000 |
5.2 Pendapatan Tahunan
Rp 3.816.000.000
VI. BIAYA
OPERASIONAL
6.1 Biaya Tetap & Variabel
(Tahunan)
|
Komponen |
Nilai (Rp) |
|
Gaji operator |
360.000.000 |
|
Gaji mekanik
& admin |
180.000.000 |
|
BBM (rata-rata) |
720.000.000 |
|
Pemeliharaan
& sparepart |
360.000.000 |
|
Asuransi &
pajak |
90.000.000 |
|
Lain-lain |
60.000.000 |
|
Total Biaya |
1.770.000.000 |
VII. PROYEKSI
ARUS KAS
7.1 Arus Kas Bersih Tahunan
Pendapatan Tahunan : Rp 3.816.000.000
Biaya Operasional : Rp 1.770.000.000
Arus Kas Bersih : Rp 2.046.000.000 / tahun
7.2 Proyeksi Arus
Kas 5 Tahun
|
Tahun |
Arus Kas (Rp) |
|
0 |
(4.500.000.000) |
|
1 |
2.046.000.000 |
|
2 |
2.046.000.000 |
|
3 |
2.046.000.000 |
|
4 |
2.046.000.000 |
|
5 |
2.046.000.000 +
Nilai Sisa 1.500.000.000 |
VIII. ANALISIS
KELAYAKAN INVESTASI
8.1 Net Present Value (NPV)
Asumsi tingkat diskonto: 12%
NPV ≈ + Rp 3,15 Miliar
→ NPV positif, usaha layak secara finansial.
8.2 Internal Rate of Return (IRR)
Hasil perhitungan menunjukkan:
IRR ≈ 38–40%
→ IRR jauh di atas tingkat bunga pinjaman dan cost of capital.
8.3 Payback Period
- Modal
kembali dalam ± 2,3 tahun
IX. KESIMPULAN
DAN REKOMENDASI
9.1 Kesimpulan
- Usaha
penyewaan alat berat dengan unit PC 200-7, PC 200-8, PC-60 dan Hitachi 138
sangat layak dijalankan.
- Secara
teknis mudah dioperasikan dan memiliki pasar luas.
- Secara
finansial menghasilkan arus kas positif, NPV tinggi, dan IRR sangat
menarik.
9.2 Rekomendasi
- Menjaga
utilisasi minimal 65–70%
- Disiplin
pemeliharaan untuk menekan biaya besar
- Mengembangkan
kontrak jangka panjang dengan kontraktor dan perkebunan

0 komentar:
Posting Komentar
Terima kasih telah berkunjung ke situs ini. Silahkan isi komentar/tanggapan anda